Jumat, 08 Juni 2012

Sebuah pesan nasehat dari orang tua kepada kedua anaknya…,


Sebuah pesan nasehat dari orang tua kepada kedua anaknya…,

“anak-anakku kamu berdua sudah dewasa, engkau harus memikirkan dan merencanakan masa depanmu.., ini bapak hanya bias memberikan sedikita bekal buat kalian. (diberilah uang 2 M dan dibagi berdua),

Pesan bapak untuk kamu berdua:
Pertama:
Jangan pernah
menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu,
Kedua:
Jika kalian pergi dan pulang kerja jangan sampai terkena sinar matahari.

Mulailah kedua anak tadi memulai sebuah usaha, dengan selalu mengingat pesan bapaknya. Setelah bertahun-tahun sang bapak datang kepada kedua anaknya.., sang bapak heran karena anak yang satu sekarang bangkrut gak punya apa-apa, sedang yang satunya rumahnya tambah banyak, usahanya tambah berkembang sehingga jadi kaya raya.

Bertanyalah bapak kepada anaknya yang bangkrut:
kenapa kamu jadi miskin tak punya apa apa sekarang, bukankah dulu bapak sudah memberikan modal yang cukup untuk kamu.

Sang anak menjawab:
betul bapak, saya selalu mengingat pesan bapak, yang pertama saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang hutang kesaya dan setiap hari ada orang yang selalu hutang ke sini, dan saya berangkat kerja selalu naik mobil sehingga tidak kena sinar matahari, sekalipun saya buka toko sudah jam 10 dan tutup sebelum jam 3.

Mendengar jawaban seperti itu Bapaknya hanya termenung dan diam, lantas bertanya kepada anak yang satunya, wahai anakku bapak senang melihat kamu sekarang jadi orang yang sukses, rumahmu bertingkat, usahamu makin besar, juga mobilmu mewah-mewah, menjawablah sang anak:
“terima kasih bapak, ini semua karena saya selalu ingat akan pesan dan nasehat bapak, saya tidak pernah menagih hutang kepada orang lain karena memang saya tidak pernah menghutangkan barang kepada orang lain, sehingga tidak ada orang yang harus saya tagih., juga saya tidak pernah kena sinar mata hari karena saya berangkat kerja sebelum matahari terbit dan pulang kerja setelah mathari terbenam. Dan alkhamdulillah sekarang saya jadi sukses karena selalu ingat pesan bapak.

Apa hikmah pada kisah tadi saudaraku…,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar