Jumat, 24 Agustus 2012

Hikmah dibalik kisah "menembus badai"


Hari itu merupakan salah satu hari penting dalam perjalanan hidup saya yang tidak akan pernah dapat saya lupakan seumur hidup tentang pelajaran sikap hidup yang penuh makna.

Pada suatu hari, seperti biasanya kami berkendaraan menuju ke suatu tempat di mana pada kesempatan itu saya-lah yang bertindak sebagai sopir yang sedang mengemudikan kendaraan.  Dan setelah berkendara beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam di atas langit yang mulai gelap datang bersamaan dengan angin kencang menderu dan langit menjadi semakin gelap. Lamat-lamat secara samar saya dapat melihat ada beberapa kendaraan mulai menepi dan berhenti di pinggir-pinggir jalan yang kami lalui.

"Bagaimana, Ayah? Kita berhenti??", saya bertanya sambil agak berteriak.
"Teruslah mengemudi!!", kata Ayah juga sambil berteriak. Dan

Minggu, 12 Agustus 2012

CANDA DI PANGGUNG HIBURAN


Oleh

Ustadz Abu Ahmad Zainal Abidin


Segala puji hanya milik Allah Rabb Azza wa Jalla semesta alam, yang menurunkan al-Qur’anul-Karim sebagai petunjuk dan peringatan bagi seluruh makhluk dari kalangan jin dan manusia. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagai utusan Allah dan menjadi manusia sempurna rohani dan akalnya, tinggi kedudukannya, luhur budi pekertinya, dan mulia akhlaknya, sehingga ucapan dan tindakan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi panutan dan suri tauladan.


Dengan dalih Islamisasi dan dakwah lewat media, akhir-akhir ini banyak bermunculan kesenian bernuasa Islam, hingga para pengamen jalananpun ikut-ikutan menyajikan lagu-lagu bernafaskan Islam. Bahkan